Memotret.
Hal yang
saya sukai selain basket dan memasak adalah memotret, memotret menurut saya
adalah hal yang sangat seru, karena kita mengabadikan moment yang tidak bisa
terulang.
Soal kenapa
saya bisa senang memotret karena, saya tersedar saat saya kelas 9 atau kelas 3
SMP saya merasa bahwa saya kurang mengabadikan momen.
Saya
menyesal karena saya kurang mengabadikan momen waktu itu, sayapun sekarang cuma
mendapatkan sedikit foto.
Saya agak
sedih karena saya tidak bisa mengenang dengan baik kenangan apa saja yang ada
di masa saya SMP. Karena jika ada suatu gambar yang diabadikan, agak lebih
gampang jika ingin mengenang suatu kenangan.
Oke
sekarang saya akan membagikan sedikit tips memotret. Pertama kalian harus
memahami apa itu segitiga exposure. Agar hasil jepretan para penonton enak
dilihat
Segitiga
exposure adalah istilah yang menuju pada 3 elemen dasar exposure. Yaitu shutter
speed, aperture, dan iso.
Shutter
speed adalah kecepatan
pada aperture saat terbuka dalam menerima cahaya yang masuk.
Aperture adalah indikator seberapa banyak
cahaya yang dapat masuk lewat lensa, (ini penting untuk menciptakan efek bokeh)
Iso adalah pengaturan untuk menaikan
atau menurunkan cahaya yang dihasilkan pada foto.
Untuk menciptakan
efek bokeh atau background belakang objek blur adalah dengan menggunakan bukaan
lensa atau aperture lensa minimal f/2.8, untuk background yang lebih blur bisa
menggunakan bukaan atau aperture lensa lebih kecil dari f/2.8
Untuk memotret
objek bergerak sangat sangat disarankan menggunakan shutter speed yang tinggi,
kenapa harus shutter speed yang tinggi? Karena shutter speed akan juga lebih cepat
menjepret gambar yang bergerak, entah itu cepat atau lambat. Gambar yang bergerak
jika ingin hasilnya fokus adalah menggunakan shutter speed tinggi.
Seperti memotret
sport atau olahraga, memotret kereta, pesawat, motor, dan kendaraan lainnya
yang lajunya cepat.
Disini saya
pribadi menggunakan kamera DSLR yaitu canon 700d, kenapa saya memilih kamera ini?
Karena pertama menu navigasi pada kamera ini sangat user friendly atau mudah di
mengerti, yang kedua karena kamera ini DSLR battery life yang di tawarkan pada
kamera DSLR biasanya sangat badak, atau awet.
Dibanding
dengan mirrorless battery life yang ditawarkan jauh lebih memuaskan, karena
battery life mirrorless sanga sangat amsyong, dan hasilnya juga tidak jauh beda,
gambar yang dihasilkan sudah mumpuni di harga yang cukup terjangkau. Harga kamera
canon 700d second terakhir saya cek sekitaran 3-5 jutaan tergantung kondisi
kamera, karena kamera ini sudah tidak di produksi lagi.

Komentar
Posting Komentar