Iklan Layanan Masyarakat Tentang Detox Social Media.

 


Iklan layanan masyarakat tentang detox social media.

Apa itu detox social media?  

Detox social media adalah  menghilangkan kebiasaan atau kecanduan terhadap social media. Alasan saya membuat ini karena keresahan saya sendiri terhadap generasi sekarang  yang tidak bisa lepas dari social media.

Awal nya guru mapel TPAV (Teknik pengolahan audio video) memberi tugas untuk membuat iklan layanan masyarakat bertema bebas asal tidak bertema covid. Saya kebingungan awalnya untuk tema iklan layanan masyarakat saya.

Saya tidak ingin menggunakan tema yang mainstream atau yang sudah biasa dipakai oleh orang orang, lalu saya pun mencari cari lagi kategori iklan layanan masyarakat apa saja yang bisa digunakan.

Saya pun menemukan bahwa orang Indonesia sangat sangat tidak bisa lepas dengan sosial media atau Bahasa lainnya kecanduan. Makan sambal social media, mau tidur maen social media, buang air besar pun kadang beberapa ada yang maen social media.

Dan arti DETOX sendiri adalah diambil dari kata detoksifikasi yang artinya proses pembuangan toksin. Yang saya artikan lagi berati DETOX ini membuang atau menyingkirkan sesuatu hal yang buruk.

Yang saya gabungnkan menjadi menjadi DETOX social media yang berarti membuang sesuatu hal yang buruk di sosial media yaitu kecanduan nya. Dan itulah hasil dari pengertian dari detox social media.

Proses shooting memakan waktu kurang lebih 3-5 harian dengan editing video, proses pengambilan gambar banyak dilakukan dirumah temen saya, dengan menggunakan kamera DSLR seadanya dan berbekalkan ilmu videography yang seadanya saya dan teman saya berhasil menyelesaikan ILM ini.

Keresahan saya soal masyarakat yang terlalu kecanduan social media akhirnya  bisa saya luapkan melalui video ini. Berlebihan menggunakan social media juga dapat menyebab efek buruk pada kehidupan sehar hari.

Contoh jika mereka tidak membuka social media 5 menit saja mereka sudah gelisa, seperti orang pecandu narkoba dan mereka akan sangat susah bergaul di dunia luar karena dunia social media sudah sangat sangat nyaman bagi mereka.

Tetapi asal kalian tau dunia social media sangat lah jahat, ingat butuh social media bukan harus kecanduan social media.





Komentar